DQ Salurkan Bantuan Untuk Banjir dan Longsor di Lumajang

DQ Salurkan Bantuan Untuk Banjir dan Longsor di Lumajang

Meluapnya sungai Bondoyudo akibat tingginya curah hujan pada 27 Februari 2021 mengakibatkan banjir dan longsor di beberapa lokasi di Kabupaten Lumajang. Kecamatan Sukodono dan Kecamatan kota Lumajang adalah daerah-daerah yang paling terdampak dari banjir sedangkan Desa Sarawan Kulon Kecamatan Kedungjajang adalah daerah yang mengalami musibah longsor.

Akibat Banjir dan longsor 7 Rumah warga hancur terbawa arus dan 1 mushola rusak parah. Selain itu jembatan gambiran juga sempat ditutup akibat retak karena terjangan banjir. Aktivitas warga pun menjadi terganggu akibat air yang masuk rumah hingga setinggi 2 meter.

Dompet Al-Qur’an Indonesia (DQ) yang mengetahui adanya informasi bencana banjir dan longsor ini langsung melakukan respon cepat dengan menyalurkan bantuan logistik guna memenuhi kebutuhan sehari-hari warga seperti beras, mie instan, dan pakaian layak pakai. Bantuan ini disambut warga dengan antusias.

Toni, 48 tahun, salah satu warga terdampak banjir yang sempat dievakuasi mengaku senang dengan bantuan logistik dari DQ. “Alhamdulilah, saya sangat senang dengan respon cepat dari DQ. Saya dan keluarga sangat terbantu dengan adanya bantuan logistik dari DQ,” ungkap Toni.

Dipihak lain, Dompet Al-Qur’an Indonesia melalui Maganer Media dan Pendayagunaan Al Iklas Kurnia Salam mengaku mengetahui musibah itu dari relawan dan donatur DQ yang ada di Lumajang. “Ada beberapa relawan dan donatur DQ di Lumajang yang melapor pada kami. Mereka melaporkan dengan menyertakan foto dan video mengenai banjir dan longsor yang sedang terjadi. Kami langsung merespon dengan menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana,” ungkap Al Iklas.

Al Iklas menambahkan, bantuan ini merupakan bagian dari program Humanity Care, suatu program yang digagas untuk membantu warga korban bencana alam dan kemanusiaan yang terjadi di Indonesia.

“Banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia membuat DQ menggagas program Humanity Care. Program ini sebagai bentuk komitmen kami untuk merespon bencana-bencana yang terjadi di indonesia. Semoga program ini bisa meringankan beban warga yang terdampak bencana seperti warga Lumajang yang kini terkena musibah banjir dan longsor” tutup Al Iklas sembari tersenyum