Zakat Kita Ringankan Beban Mereka

Mbah Damang hanya hidup sendiri tanpa ditemani anak atau cucunya. Beliau bukan hanya hidup sebatangkara, tapi juga tinggal di gubuk kecil dengan perlengkapan yang seadanya.

Gubuk kecil berukuran 2×3 meter menjadi satu-satunya pelindung Mbah Damang dari panas dan hujan. Tak hanya itu, rumah Mbah Damang terletak di antara semak belukar yang lebat dan jauh dari keramaian penduduk desa.

     

Parahnya lagi, Mbah Damang sama sekali belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah karena beliau tidak memiliki identitas resmi seperti KK dan KTP.

Tidak hanya Mbah Damang. Nasib Bu Sutinem juga bisa dibilang kurang beruntung. Beliau adalah seorang Mualaf yang harus berjuang sendirian menghidupi 3 putrinya setelah diceraikan oleh suaminya. Untuk mencukupi kebutuhan hidup, Bu Sutinem membuka usaha warung kecil di depan rumahnya. Namun, warung tersebut sepi pembeli sehingga hanya mendapat penghasilan 20 ribu perhari.

Tak banyak yang bisa diperbuat Mbah Damang maupun Bu Sutinem karena usianya yang mulai senja. Mereka tak punya banyak pilihan selain bertahan dengan keterbatasannya. Zakat kita yang akan meringankan beban mereka.

Selain itu, Zakat juga akan disalurkan kepada orang-orang lain yang termasuk ke dalam 8 asnaf (yang berhak menerima Zakat) di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Yuk, Bayar Zakat Sekarang !

    Tidak ada update baru belum

29 Apr 2021

Zulfa
Rp 40.185

26 Apr 2021

Geprek Holic

"Semoga Berkah DQ dan Geprek Holic"

Rp 1.000.488

23 Apr 2021

Agung HS

"Ini zakat fitrah saya, semoga barokah, aamiin"

Rp 200.211